Selasa, 24 April 2012

naskah drama bahasa inggris 5 orang


THE LAW OF KARMA

Narrator         : Aaron and Julio is a good friend. They had been friends since childhood, but Julio one day when families fall into poverty, Aaron did not want anymore friends with Julio. One afternoon when Julio, Aaron, Nuii, Gerit and Romario were in the class to clean up before leaving school, Julio reluctantly told Aaron to help him. Because he was the one who can help Aaron and Aaron is a friend, even going behind the insult is Aaron Julio.

Julio: Aaron, can you help me a little?
Aaron: What? Help you? Do you think that you who to me please?
Julio: What about you Aaron? Are not we friends? Times have you forgotten that?
Aaron: Friend? I'm sorry I did not have friends like you who are poor. I just want to make friends with rich people.
Nuii: why the two of you? It seems so troubled.
Julio: There's nothing really. We're both fine. Aaron is not it?
Aaron: All right? Gini Nui yes, the poor had to ask for help to me. But unfortunately I do not want to help people like him. Where he was admit-I admit friends again? Averse deh.
.......... (Julio was going to hear the words of Aaron like that) ..........
Nuii: Do not be so Aaron. Not that you and Julio's friends from childhood? Period because now Julio and his family impoverished, you do not want any more friendly to him. Rather than at times like this you can show it to him, if you're his friend. Rather than leaving it.
Romario: Yes it says Nui. You should now menyuport him, not insult him like that. He's too sad.
Gerit: Yes it is. What kind of friend are you?
Aaron: Do you think anyone of you who dare menasehatiku? Goody! It's up to me dong what to do. Mind yourselves respectively.
Romario: We do not intend to advise you or pretentious either. But we do not want your friendship and Julio end like this.
Aaron: Halah's of no concern to me and you. (Aaron went straight home)
Gerit: Satan what possessed him? How could he do that to Julio. Had not he always defended the Julio-defense when there is a problem?
Nuii: yes it is only he who knows. But one thing that finally we know, Aaron is only willing to make friends with people who are rich.
Romario: No wonder.
Gerit: No wonder what?
Romario: never mind do not be discussed again, mending our home.
Nuii: it's true.

Narrator: They went back the next day to go to school as usual, but not with Julio. This also occurred for 2 consecutive weeks. In the end when the four of them were on their way to school, by accident they met with Julio in the street who are looking for used goods.

Nuii: Hey Julio instead of it?
Romario: it is true that Julio. Was he doing? Instead of going to school instead keliuran like that.
Nuii: he was right. (Nuii Aaron was immediately attracted to the road behind him and was busy with his Iphone) Liat it? What did your friend do?
Aaron: haha
​​... Definitely was scavenging garbage. His name is also poor.
Gerit: What the hell is hell. Let's Samperin him.
Nuii: Julio, what are you doing? Why do not you go 2 this week?
Julio: (by Shocked) I? Yes as you clay.
Aaron: I told you so. He must scavenge garbage. Like the work you guys do not know any poor people.
Romario: Aaron never mind, so-so Julio's best friend.
Nuii: What the hell. Why do not you go to school anymore Julio?
Julio: Well, my parents had no money to pay for my sister and me to school. While my brother was going back to school, so I just give in to my sister. Let the school my sister and I helped my parents to make a living.
Gerit: Honor your heart right mate.
Aaron: haha. Glorious ass? He just want to find a face you know? you is easily fooled him.
Julio: How could you say that to me. I am poor now, but I still have feelings. If you do not want my friends again with ya have it not be a problem for me, but do you humble me with your words were. One more thing, I have never regretted never met you. But it is a learning for me. Thank you Aaron. (Julio was running as fast as possible leaving the four of them with mixed feelings)
Nuii:'re satisfied you've hurt him? Aaron recalled, one day you too will feel what you feel now Julio.
Gerit and Romario: Yes it is.
Aaron: haha. It is not possible. My family might not become poor like him. After all, my family has a lot of businesses that generate a lot of money. And will not run out for five generations. Haha (Aaron was laughing the three of them left the road)
Gerit: Arrogant once was a child. Hope life is fine.
Nuii: yes hopefully.
JIndeed, sometimes we have to realize that there are certain people who can live our hearts, but not in our lives
Romario: yes it's true. And I hope someday we can meet again with Julio.
.......... (Three of them continue the journey to school akhrinya) ..........

Narrator: It is the last day they met Julio. And when it's happened, Aaron felt what I felt Julio. Her family went bankrupt because deceived by others. But unfortunately, Aaron did not accept the life of the poor, and he thinks that all this is wrong Julio.

terjemahannya ..
HUKUM KARMA

Narator          :  Aaron dan Julio merupakan sahabat baik. Mereka telah bersahabat sejak kecil, tapi suata hari ketika keluarga Julio jatuh miskin, Aaron pun tak ingin lagi bersahabat dengan Julio. Suatu siang ketika Julio, Aaron, Nuii, Gerit dan Romario sedang berada di kelas untuk bersih-bersih sebelum pulang sekolah, Julio dengan berat hati mengatakan kepada Aaron untuk membantunya. Karena menurutnya Aaron lah yang bisa menolongnya dan Aaron merupakan sahabatnya, malah yang terjadi adalah Aaron balik menghina Julio.
Julio : Aaron, bisakah kau menolongku sedikit saja?
Aaron : Apa? Menolongmu? Kau pikir kau itu siapa yang harus aku tolong?
Julio : Kenapa dengan mu Aaron? Bukankah kita sahabat? Masa kau sudah lupa dengan itu?
Aaron : Sahabat? Maaf ya aku tidak punya sahabat seperti mu yang miskin. Aku hanya mau bersahabat dengan orang yang kaya.
Nuii : kenapa dengan kalian berdua? Sepertinya sedang bermasalah gitu.
Julio : Tidak ada apa-apa kok. Kita berdua baik-baik saja. Ya kan Aaron?
Aaron : Baik-baik saja? Gini ya Nui, tadi si miskin ini meminta bantuan ke aku. Tapi sayangnya aku tak ingin membantu orang seperti dia. Mana dia ngaku-ngaku sahabat aku lagi? Ogah deh.
..........( Julio pun pergi karena mendengar perkataan Aaron seperti itu )……….
Nuii : Jangan begitu Aaron. Bukannya kau dan Julio memang bersahabat dari kecil? Masa karna sekarang Julio dan keluarganya jatuh miskin, kau tidak mau lagi bersahabat dengannya. Bukannya saat-saat seperti ini kau bisa tunjukan ke dia, kalau kau memang sahabatnya. Bukan malah meninggalkannya.
Romario : Betul itu kata Nui. Seharusnya kau sekarang menyuport dia, bukan menghina dia seperti itu. Kasian kan dia.
Gerit : Betul itu. Sahabat seperti apa kau ini?
Aaron : Kalian pikir siapa kalian yang berani-berani menasehatiku? Sok baik! Terserah aku dong mau berbuat apa. Urus saja diri kalian masing-masing.
Romario : Kita bukannya bermaksud menasehati kamu atau sok baik. Tapi kita tidak mau persahabatan kamu dan Julio berakhir seperti ini.
Aaron : Halah itu bukan urusan ku dan juga kalian. ( Aaron pun langsung pulang ).
Gerit : Setan apa yang merasuki anak itu? Bisa-bisanya dia berbuat begitu kepada Julio. Bukankah selama ini dia yang selalu saja membela-bela Julio ketika ada masalah?
Nuii : ya itu hanya dia yang tahu. Tapi satu hal yang akhirnya kita tahu, Aaron hanya mau berteman dengan orang yang Kaya.
Romario : Pantas saja.
Gerit : Pantas apanya?
Romario : sudahlah jangan dibahas lagi, mending kita pulang saja.
Nuii : betul itu.

Narator : keesokan harinya Mereka kembali masuk kesekolah seperti biasa, tetapi tidak dengan Julio. Hal ini pun terjadi selama 2 minggu berturut-turut. Pada akhirnya ketika mereka berempat sedang dalam perjalanan kesekolah, dengan tidak sengaja mereka bertemu dengan Julio di pinggir jalan yang sedang mencari barang bekas.
Nuii : Hey bukannya itu Julio?
Romario : ia benar itu Julio. Sedang ngapain dia? Bukannya masuk sekolah malah keliuran seperti itu.
Nuii : ia benar. (Nuii pun langsung menarik Aaron yang jalan di belakangnya dan sedang asyik dengan Iphone-nya) Liat itu? Apa yang sahabatmu lakukan?
Aaron : haha… Pasti sedang mengais-ngais sampah. Namanya juga orang miskin.
Gerit : Apaan sih. Ayo kita samperin saja dia.
Nuii : Julio, apa yang sedang kau lakukan? Kenapa kau tidak masuk 2 minggu ini?
Julio : (dengan Kaget) aku? Ya seperti yang kalian liat.
Aaron : aku bilang juga apa. Pasti dia sedang mengais-ngais sampah. Seperti tidak tahu saja kalian kerjaan orang miskin.
Romario : sudahlah Aaron, begitu-begitu Julio itu sahabatmu.
Nuii : Apa-apaan sih. Kenapa kau tidak masuk sekolah lagi Julio?
Julio : Begini, orang tua ku tidak punya uang untuk membiayai aku dan adikku untuk sekolah. Sedangkan adikku masih mau sekolah, jadi aku mengalah saja untuk adikku. Biar adikku yang sekolah dan aku membantu orang tua ku untuk menyambung hidup.
Gerit : Mulia betul hati mu sobat.
Aaron : haha. Mulia apanya? Dia cuma mau cari muka tahu? kalian ini gampang sekali dibodohi sama dia.
Julio : Tega sekali kau berkata begitu pada ku. Aku memang sekarang sudah miskin, tapi aku masih punya perasaan. Kalau kamu tidak mau bersahabat lagi dengan ku ya sudah itu tidak jadi masalah buat ku, tapi jangan kau hina aku dengan kata-katamu itu. Satu lagi, aku tidak pernah menyesal pernah berkenalan dengan mu. Tapi itu merupakan pembelajaran bagi ku. Terima kasih Aaron. (Julio pun lari secepat mungkin meninggalkan mereka berempat dengan perasaan yang bercampur aduk)
Nuii : sudah puas kau menyakiti dia? ingat Aaron, suatu hari nanti kau juga akan merasa apa yang Julio rasakan sekarang.
Gerit dan Romario : Betul itu.
Aaron : haha. Itu tidak mungkin. Keluarga ku tidak mungkin jatuh miskin seperti dia. Toh keluargaku memiliki banyak usaha yang menghasilkan banyak uang. Dan tidak akan habis untuk 5 generasi. Haha ( sambil tertawa Aaron pun jalan meninggalkan mereka bertiga)
Gerit : Sombong sekali itu anak. Semoga hidupnya baik-baik saja.
Nuii : ya semoga saja. Memang terkadang kita harus menyadari bahwa ada orang tertentu yang bisa tinggal dihati kita, namun tidak dalam kehidupan kita
Romario : ya betul itu. Dan semoga suatu hari nanti kita bisa bertemu lagi dengan Julio.
……….( mereka bertiga akhrinya melanjutkan perjalan ke sekolah )……….

Narator : Hari itu merupakan hari terakhir mereka bertemu Julio. Dan ketika semuanya telah terjadi, Aaron pun merasakan apa yang dulu Julio rasakan. Keluarganya bangkrut karena ditipu oleh orang lain. Tapi sayangnya Aaron tidak terima dengan hidupnya yang miskin, dan ia beranggapan bahwa semua ini salah Julio.

Rabu, 30 November 2011

Masuknya Agama Islam di Indonesia



MAKALAH
MASUKNYA ISLAM KE INDONESIA

DI
S
U
S
U
N

oleh :

Kelompok III :

KIRANA ULFA
AMI SORAYA
DWI PRAKARSA
MAULIZA ULFA
RAHMAYANI SINAGA
T. ZULFADLI
SINTIA ANGGI
ERIAS SAFARINA

Guru Pembimbing       : MARHAMAH JM.
Kelas : XI IPA 6
Pelajaran   : SEJARAH







SMA NEGRI 2 LHOKSEUMAWE TAHUN AJARAN 2011-2012






KATA PENGANTAR



Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan
karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan tugas ini masih banyak kekurangan, baik dari segi isi, penulisan maupun kata-kata yang digunakan. Oleh karena itu, segala kritik dan saran yang bersifat membangun guna perbaikan laporan kerja praktek ini lebih lanjut, akan penulis terima dengan senang hati. Tidak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan tugas ini.
Akhirnya, tiada gading yang tak retak, meskipun dalam penyusunan makalah ini penulis telah mencurahkan semua kemampuan, namun penulis sangat menyadari bahwa hasil penyusunan makalah ini jauh dari sempurna dikarenakan keterbatasan data dan referensi maupun kemampuan penulis. Oleh karena itu penulis sangat mengharapkan saran serta kritik yang membangun.













i
DAFTAR ISI
KATA PENGHANTAR............................................................      i
DAFTAR ISI..............................................................................     ii
BAB I  PENDAHULUAN..........................................................     1
A.   Latar belakang............................................................      1
B.   Tujuan Masalah..........................................................      2
BAB II LANDASAN TEORI....................................................      3
A.   Masuknya Agama Islam Di Indonesia......................       3
B.   Kerajaan Islam Yang Berkembang Di Indonesia....        4
1.     Kerajaan samudra Pasai.................................        4
2.     Kerajaan Aceh.................................................        5
3.     Kerajaan Demak...............................................7
4.     Kerajaan Pajang..............................................       8
5.     Kerajaan Mataram Islam................................       8
6.     Kerajaan Cirebon.............................................       10
7.     Kerajaan Makasar...........................................       10
8.     Kerajaan Ternate..............................................11
9.     Kerajaan Tidore................................................      12
BAB III  PENUTUP....................................................................    13
          Kesimpulan.......................................................................     13






















ii
 
BAB I
PENDAHULUAN

A.          Latar belakang
Lahirnya agama Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW, pada abad ke-7 M, menimbulkan suatu tenaga penggerak yang luar biasa, yang pernah dialami oleh umat manusia. Islam merupakan gerakan raksasa yang telah berjalan sepanjang zaman dalam pertumbuhan dan perkembangannya.
 Masuk dan berkembangnya Islam ke Indonesia dipandang dari segi historis dan sosiologis sangat kompleks dan terdapat banyak masalah, terutama tentang sejarah perkembangan awal Islam. Ada perbedaan antara pendapat lama dan pendapat baru. Pendapat lama sepakat bahwa Islam masuk ke Indonesia abad ke-13 M dan pendapat baru menyatakan bahwa Islam masuk pertama kali ke Indonesia pada abad ke-7 M. (A.Mustofa,Abdullah,1999: 23). Namun yang pasti, hampir semua ahli sejarah menyatakan bahwa daerah Indonesia yang mula-mula dimasuki Islam adalah daerah Aceh.(Taufik Abdullah:1983). Datangnya Islam ke Indonesia dilakukan secara damai, dapat dilihat melalui jalur perdagangan, dakwah, perkawinan, ajaran tasawuf dan tarekat, serta jalur kesenian dan pendidikan, yang semuanya mendukung proses cepatnya Islam masuk dan berkembang di Indonesia.  Kegiatan pendidikan Islam di Aceh lahir, tumbuh dan berkembang bersamaan dengan berkembangnya Islam di Aceh. Konversi massal masyarakat kepada Islam pada masa perdagangan disebabkan oleh Islam merupakan agama yang siap pakai, asosiasi Islam dengan kejayaan, kejayaan militer Islam, mengajarkan tulisan dan hapalan, kepandaian dalam penyembuhan dan pengajaran tentang moral.(Musrifah,2005: 20). Konversi massal masyarakat kepada Islam pada masa kerajaan Islam di Aceh tidak lepas dari pengaruh penguasa kerajaan serta peran ulama dan pujangga. Aceh menjadi pusat pengkajian Islam sejak zaman Sultan Malik Az-Zahir berkuasa, dengan adanya sistem pendidikan informal berupa halaqoh. Yang pada kelanjutannya menjadi sistem pendidikan formal. Dalam konteks inilah, pemakalah akan membahas tentang pusat pengkajian Islam pada masa Kerajaan Islam dengan membatasi wilayah bahasan di daerah Aceh, dengan batasan masalah, pengertian pendidikan Islam, masuk dan berkembangnya Islam di Aceh, dan pusat pengkajian Islam pada masa tiga kerajaan besar Islam di Aceh.

B.           Tujuan makalah
Tujuan dari penulis dalam makalah ini adalah untuk memberi informasi dan menambah wawasan kepada sang pembaca.









BAB II
Landasan teori

A.          Masuknya Agama Islam di Indonesia
Sekitar abad ke-7 dan ke-8 Indonesia sudah ada pedagang-pedagang dari India (Gujarat), Arab dan Persia. Mereka berdagang di Indonesia dengan memperdagangkan rempah-rempah dan emas. Pada waktu itu Selat Malaka merupakan tempat yang paling ramai di Nusantara, maka dari itu Selat Malaka berperan sebagai pintu gerbang ke lautan Nusantara.
Sambil menunggu angin musim yang baik, para pedagang asing tersebut melakukan interaksi dengan penduduk setempat, selain menjalin hubungan dagang, para pedagang asing membawa ajaran Islam beserta kebudayaannya sehingga semakin lama ajaran dan kebudayaan Islam berpengaruh terhadap penduduk setempat.
Pada awalnya pengaruh Islam hanya berkembang di daerah-daerah pantai, namun lambat laun berkembang di wilayah pedalaman. Ada beberapa pendapat yang menyatakan tentang masuknya Islam ke Indonesia. Pendapat tersebut antara lain :
  1. Masuknya Islam ke Indonesia antara abad 7 dan 8, buktinya pada abad 7 dan 8 telah terdapat perkampungan Islam di sekitar Malaka.
  2. Islam masuk ke Indonesia pada abad 11, buktinya Nisan Fatimah binti Maimun di desa Leran (Gresik) Jawa Timur yang berangka tahun 1082
  3. Islam masuk ke Indonesia pada abad 13, buktinya :
·         Batu nisan Sultan Malik Al Saleh berangka tahun 1297
·         Catatan Marcopolo tahun 1292 yang menyatakan bahwa penduduk Perlak telah memeluk agama Islam
·         Catatan Ibnu Batutah tahun 1345 -1346 yang menyatakan bahwa penguasa Samudra Pasai menganut paham Syafi’i
·         Catatan Ma Huan yang menyatakan bahwa pada abad 15 sebagian besar masyarakat di Pantai Utara Jawa Timur telah memeluk agama Islam
·         Summa Oriental karya dari Tome Pires yang memberitahukan tentang penyebaran Islam meliputi Sumatera, Kalimantan, Jawa hingga kepulauan Maluku.
B.           Kerajaan Islam yang berkembang di Indonesia
1.      Kerajaan Samudra Pasai
Kerajaan Samudra Pasai merupakan kerajaan Islam yang pertama kali berdiri di Indonesia. Kerajaan Samudra Pasai yang terletak di Lhokseumawe berdiri pada abad ke-13. Raja pertama Samudra Pasai adalah Sultan Malik Al Saleh yang memerintah hingga tahun 1297.
Sepeninggal Sultan Malik Al Saleh, Samudra Pasai diperintah oleh Sultan Malik Al Tahir. Pada masa pemerintahannya Samudra Pasai berkembang menjadi daerah perdagangan dan penyebaran Islam.
Banyak pedagang muslim Arab dan Gujarat yang tinggal di Samudra Pasai sehingga Samudra Pasai berperan besar dalam penyebaran agama Islam di Indonesia
Perkembangan Kerajaan Samudra Pasai didorong beberapa faktor yaitu :
1.      Letak Samudra Pasai strategis di tepi selat Malaka
2.      Melemahnya kerajaan Sriwijaya yang menyebabkan Samudra Pasai berkesempatan untuk berkembang
Samudra pasai selanjutnya diperintah oleh Sultan Ahmad. PADA masa ini terjalin dengan kesultanan Dehli di India yang dibuktikan dengan kedatangan Ibnu Batutah di Samudra Pasai tahun 1345 kerajaan Samudra Pasai akhirnya mengalami kemunduran sepeninggal Sultan Ahmad. Hal ini disebabkan oleh terdesaknya perdagangan Samudra Pasai oleh Malaka
2. Kerajaan Aceh
Kerajaan Aceh berdiri pada awal abad ke-16 yang didirikan oleh Sultan Ali Mughayat Syah setelah berhasil melepaskan diri dari kerajaan Pedir. Beberapa faktor yang mendorong berkembangnya kerajaan Aceh, antara lain :
·         Jatuhnya Malaka dalam kekuasaan Portugis tahun 1511
·         Letak kerajaan Aceh sangat strategis pada jalur perdagangan internasional
·         Kerajaan Aceh mempunyai pelabuhan dagang yang ramai dan menjadi pusat agama Islam.
Kerajaan Aceh akhirnya mengalami puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Wilayah kekuasaan kerajaan Aceh bertambah luas hingga ke Deli, Nias, Bintang, Johor, Pahang, Perah dan Kedah. Dalam upayanya memperluas wilayah ternyata diikuti dengan upacara penyebaran agama Islam sehingga daerah-daerah yang dikuasai Kerajaan Aceh akhirnya menganut Islam
Corak pemerintahan kerajaan Aceh memiliki ciri khusus yang didasarkan pemerintahan sipil dan agama. Hukum adat dijalankan berlandaskan Islam yang disebut Adat Maukta Alam.
Setelah Sultan Iskandar Muda meninggal Aceh mengalami kemunduran karena :
  • Tidak ada raja-raja yang mampu mengendalikan daerah Aceh yang demikian luas
  • Timbulnya pertikaian antara golongan bangsawan (teuku) dan golongan ulama (teungku)
  • Timbulnya pertikaian golongan ulama yang beraliran Syiah dan Sunnah Wal Jamaah
  • Banyak daerah yang melepaskan diri seperti Johong, Pahang, Perlak, Minangkabau dan Syiak
  • Mundurnya perdagangan karena selat Malaka dikuasai Belanda (1641)
3.      Kerajaan Demak

Kerajaan Demak didirikan oleh Raden Patah pada akhir abad 15, setelah berhasil melepaskan diri dari pengaruh kerajaan Majapahit. Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama yang berdiri di Pulau Jawa.
Pada masa pemerintahan Raden Patah, Demak mengalami perkembangan pesat. Faktor-faktor pendorong kemajuan kerajaan Demak adalah :
  1. Runtuhnya kerajaan Majapahit
  2. Letak Demak strategis di daerah pantai sehingga hubungan dengan dunia luar menjadi terbuka.
  3. Pelabuhan Bergota di Semarang merupakan pelabuhan ekspor impor yang sangat penting bagi Demak
  4. Demak memiliki sungai sebagai penghubung daerah pedalaman
Kerajaan Demak dengan bantuan wali sanga berkembang menjadi pusat penyebaran agama Islam di Jawa pada masa inilah Masjid Agung Demak dibangun. Ketika Malaka. Dikuasai Portugis, Demak merasa dirugikan sehingga pasukan Demak yang dipimpin Pati Unus dikirim untuk menyerang Portugis di Malaka tahun 1513, tetapi mengalami kegagalan. Pati Unus kemudian terkenal dengan sebutan Pangeran Sabrang Lor.
4. Kerajaan Pajang
Kerajaan pajang didirikan oleh Joko Tingkir yang telah menjadi raja bergelar Sultan Hadiwijaya. Pada masa pemerintahannya, kerajaan mengalami kemajuan. Pengganti Sultan Hadiwijaya adalah putraya bernama pangeran Benowo. Pada masa pemerintahannya, terjadi pemberontakan Arya Pangiri (Putra Sultan Prawoto). Akan tetapi pemberontakan tersebut dapat ditumpas oleh Sutawijaya (Putra Ki Ageng Pemanahan). Pangeran Benowo selanjutnya menyerahkan pemerintahan Pajang kepada Sutawijaya. Sutawijaya kemudian memindahkan pemerintahan Pajang ke Mataram.

5.            Kerajaan Mataram Islam
Kerajaan Mataram Islam berdiri tahun 1586 dengan raja yang pertama Sutawijaya yang bergelar Panembahans Senopati (1586-1601). Pengganti Penembahan Senopati adalah Mas Jolang (1601 – 1613). Dalam usahanya mempersatukan kerajaan-kerajaan Islam di Pantai untuk memperkuat kedudukan politik dan ekonomi Mataram. Mas Jolang gugur dalam pertempuran di Krapyak sehingga dikenal dengan nama Panembahan Seda Krapyak.
Kerajaan Mataram kemudian diperintah Sultan Agung pada masa inilah Mataram mencapai puncak kejayaan. Wilayah Mataram bertambah luas meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur dan sebagian Jawa Barat kemajuan yang dicapai Sultan Agung meliputi :

1)      Bidang Politik
Sultan Agung berhasil menyatukan kerajaan-kerajaan Islam di Jawa dan menyerang VOC di Batavia. Serangan Mataram terhadap VOC dilakukan tahun 1628 dan 1929 tetapi gagal mengusir VOC. Penyebab kegagalan antara lain :
1.      Jaraknya terlalu jauh yang mengurangi ketahanan prajurit Mataram
2.      Kekurangan persediaan makanan
3.      Pasukan Mataram kalah dalam persenjataan dan pengalaman perang.
2)      Bidang Ekonomi

Kerajaan Mataram mampu meningkatkan produksi beras dengan memanfaatkan beberapa sungai di Jawa sebagai irigasi
3) Bidang Sosial Budaya
1.      Munculnya kebudayaan kejawen yang merupakan kebudayaan asli Jawa dengan kebudayaan Islam
2.      Sultan Agung berhasil menyusun Tarikh Jawa
3.      Ilmu pengetahuan dan seni berkembang pesat, sultan Agung mengarang kita sastra Gending Nitisruti dan Astabrata.


Sepeninggal Sultan Agung tahun 1645, kerajaan mataram mengalami kemunduran sebab penggantinya cenderung bekerjasama dengan VOC.
6.            Kerajaan Cirebon
Kerajaan Cirebon didirikan Fatahillahs setelah menyerahkan Banten kepada putranya. Pada masa pemerintahan Fatahillah (Sunan Gunung Jati) perkembangan agama Islam di Cirebon mengalami kemajuan pesat. Pengganti Fatahillah setelah wafat adalah penembahan Ratu, tetapi kerajaan Cirebon mengalami kemunduran. Pada tahun 1681 kerajaan Cirebon pecah menjadi dua, yaitu Kasepuhan dan Kanoman.
7.            Kerajaan Makasar
Kerajaan Makasar yang berdiri pada abad 18 pada mulanya terdiri dari dua kerajaan yaitu kerajaan Gowa dan Tallo (Gowa Tallo) yang beribu kota di Sombaopu. Raja Gowa Daeng Maurabia menjadi raja Gowa Tallo bergelar Sultan Alaudin dan Raja Tallo Karaeng Matoaya menjadi patih bergelar Sultan Abdullah.
Kerajaan Gowa Tallo (Makasar) akhirnya dapat berkembang menjadi pusat perdagangan yang didorong beberapa faktor, antara lain :
  1. Letaknya strategis yang menghubungkan pelayaran Malaka-Jawa-Maluku
  2. Letaknya di muara sungai yang memudahkan lalu lintas perdagangan antar daerah pedalaman
  3. Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis yang mendorong para pedagang mencari pelabuhan yang memperjual belikan rempah-rempah
  4. Kemahiran penduduk Makasar dalam bidang pelayaran dan pembuatan kapal.
8.            Kerajaan Ternate
Kerajaant Ternate berdiri pada abad ke-13 yang beribu kota di Sampalu. Agama Islam mulai disebarkan di Ternate pada abad ke-14. pada abad ke-15 Kerajaan Ternate dapat berkembang pesat oleh kekayaan rempah-rempah terutama cengkih yang dimiliki Ternate dan adanya kemajuan pelayaran serta perdagangan di Ternate.
Ramainya perdagangan rempah-rempah di Maluku mendorong terbentuknya persekutuan dagang yaitu :
  • Uli Lima (Persekutuan Lima) yang dipimpin Kerajaan Ternate
  • Uli Syiwa (Persekutuan Sembilan) yang dipimpin kerajaan Tidore
Kerajaan Ternate mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Baabullah. Pada saat itu wilayah kerajaan Ternate sampai ke daerah Filipina bagian selatan bersamaan pula dengan penyebaran agama Islam. Oleh karena kebesaransnya, Sultan Baabullah mencapa sebutan “Yang dipertuan” di 72 pulau.


9.            Kerajaan Tidore
Kerajaan Tidore berdiri pada abad ke-13 hampir bersamaan dengan kerajaan Ternate. Kerajaan Tidore juga kaya rempah-rempah sehinga banyak dikunjungi para pedagang. Pada awalnya Ternate dan Tidore bersaing memperebutkan kekuasaan perdagangaan di Maluku. Lebih-lebih dengan datangnya Portugis dan Spanyol di Maluku. Akan tetapi kedua kerajaan tersebut akhirya bersatu melawan kekuasaan Portugis di Maluku.
Kerajaan Tidore mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Nuku. Pada masa pemerintahannya berhasil memperluas daerahnya sampai ke Halmahera, Seram dan Kai sambil melakukan penyebaran agama Islam.








BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
  1. Islam masuk Indonesia pada abad 1 Hijriah atau abad 7 M.
  2. Agama Islam masuk di Indonesia tidak melalui India, tetapi langsung dari Mekah.
  3. Dalam perkembangannya Islam di Indonesia banyak diwarnai oleh madzhab Syafi’i.
  4. Kerajaan Samudra Pasai merupakan kerajaan Islam yang pertama kali berdiri di Indonesia.